Skip to main content

Apa Itu White Space dan Penerapannya dalam Desain Grafis

Apa Itu White Space
- Kalian yang sedang membaca ini pasti bisa disebut seorang desainer grafis atau hanya ingin tau tentang white space. selamat sobat datang di web yang tepat, White space merupakan istilah yang sangat tidak asing di dunia desain grafis karena elemen ini hampir dipastikan ada dalam sebuah karya desain. Bagi sobat yang belum tau apa itu white space dan ingin lebih tau tentang white space mari kita simak sampai akhir ya.

Sebalum lanjut ke inti dari white space mari kita coba pahami dulu apa itu Spacing, dalam bahasa indonesia spacing sendiri adalah jarak, karena memang Jarak adalah salah satu prinsip hierarki visual utama dalam desain grafis yang dipakai untuk memfokuskan pada elemen tertentu dari tata letak desain yang memberi elemen-elemen Spacing untuk bernafas. 

Bayangkan saja semisal dalam kehidupan nyata saat kamar kontrakanmu penuh dengan barang-barang dan tidak ada Spacing untuk bergerak maka bisa dipastikan akan tidak nyaman dilihat dan dirasakan sama halnya dengan Spacing dalam dunia desain grafis. Di artikel ini saya akan menunjukkan kepada Sobat bagaimana menggunakan Spacing (Spacing) dalam Desain Grafis.

Salah satu elemen grafis utama yang digunakan untuk menciptakan Spacing dan membuat elemen desain sobat bernafas adalah Negative Space atau White Space, teknik desain populer yang juga digunakan untuk desain grafis minimalis untuk menjaga komposisi desain tetap bersih dengan elemen yang terbatas.

Apa itu Spacing dalam Desain Grafis?
Spacing (Spacing) dalam desain grafis merupakan jarak di sekitar area antara elemen satu dengan elemen lainnya di desain yang berbeda dari komposisi sobat, dan untuk memperjelasnya dengan contoh, letakkan gambar ke dalam halaman, dan spasi mengacu pada area yang tidak berisi gambar,tulisan dan shape, juga dikenal sebagai white Spaceatau Spacing negatif.
spaceing di desain grafis
penerapan white space


Dalam desain grafis, Spacing digunakan untuk memisahkan atau menghubungkan elemen dalam layout desain sobat, menambahkan Spacing lebar menciptakan penekanan pada perbedaan antara elemen grafis yang berbeda dari komposisi dan dengan menambahkan Spacing yang lebih sempit di antara mereka menciptakan lebih banyak hubungan antar elemen.

Bergantung pada penggunaan teknik spasi dalam layout desain sobat, ini dapat membantu desain yang sobat buat bisa menyampaikan arti yang berbeda seperti kualitas, kesendirian, kebersihan, kemurnian, spiritualitas, keterbukaan dan ketenangan. asek apa ini hehe😀

Apa itu White Space dalam Desain Grafis
White Space, negative space atau Spacing kosong dalam desain grafis merupakan sebuah Spacing antara setiap elemen grafis dari komposisi yang kalian buat dan dapat memiliki warna, tekstur, atau pola apa pun dan digunakan oleh desainer grafis untuk mengisi setiap elemen tata letak desain dan membuat penekanan pada elemen komposisi tertentu.

white space

White space disebut juga sebagai negative space bisa juga Spacing kosong.  White space tidak harus memakai warna putih bisa warna warna lain yang fungsinya mirip untuk memberikan jarak antara satu elemen dengan elemen lain. Karena yang dapat dimaksut sebagai sebagai white space adalah setiap Spacing yang tidak berisi atau sengaja memang dibuat kosong.

White Space digunakan oleh desainer untuk membuat hierarki visual di antara elemen grafis untuk membantu audience memindai desain dan dengan mudah mengidentifikasi titik fokus, dengan menambahkan white Spacedalam desain Anda, itu juga meningkatkan kemudahan keterbacaan sebuah teks Anda apabila dibuat penuh tanpa white space sebuah karya desain pasti akan mudah membuat mata kita lelah untuk melihat nya lebih lama, beda halnya dengan ilustrasi ya karena itu hanya satu elemen.

Bagaimana Menggunakan White Space dalam Desain Grafis
Sekarang kita telah mengetahui tentang apa itu white space dan bagaimana supaya bisa membantu menciptakan hierarki visual pada desain kita, mari kita lihat bagaimana kita dapat menggunakannya, tetapi pertama-tama kita perlu mengidentifikasi berbagai jenis white space dalam desain grafis. dari medium yang telah saya baca white space dibedakan menjadi beberapa jenis berikut penjelasannya:

#1.White Space Mikro
Saat kita berbicara tentang micro whitespace, kita mengacu pada Spacing kecil antara elemen grafis sebagai huruf, baris teks, paragraf, tombol, dan ikon.

white Spacemikro biasanya digunakan dalam paragraf untuk meningkatkan keterbacaan konten dan membantu pemirsa untuk membaca lebih cepat teks dengan pemahaman yang lebih baik berkat menambahkan margin ke dalamnya seolah-olah teks keluar dari margin paragraf itu akan membuat lebih sulit untuk dibaca oleh pemirsa. .

#2. White Space Makro
white Spacemakro dalam desain grafis mengacu pada Spacing antara elemen grafis yang lebih besar dari komposisi desain sebagai kolom teks dan grafik.

Tidak seperti Spacing Putih Mikro, white Spacemakro bertindak seperti white Spacegambar besar yang membantu sebagai wadah dari keseluruhan desain karena digunakan sebagai elemen tata letak desain utama untuk menekankan berbagai bagian komposisi desain.

#3. White Space Aktif
Active White Space mengacu pada Spacing yang ditambahkan dalam tata letak desain dengan sengaja untuk membuat lebih fokus pada bagian tertentu dari desain atau konten dari desain, itu disebut white Spaceaktif karena fungsi utamanya untuk diperhatikan dan membuat penekanan pada elemen tertentu .

#4. White Space Pasif
Dengan sisi lain, white Spacepasif ditambahkan dengan cara yang lebih organik antara kata-kata, garis atau Spacing kosong di sekitar desain logo, dan dalam banyak kasus ia tidak diperhatikan karena fungsi utama dari white Spacepasif adalah untuk meningkatkan keterbacaan dan pemahaman desain.


Mengapa White Space Penting dalam Desain
white Spaceatau Spacing negatif adalah elemen desain yang sangat penting yang digunakan untuk membuat hierarki visual dalam tata letak desain kami dan dapat membuat perbedaan antara desain yang baik vs desain rata-rata, mari kita lihat beberapa manfaat menggunakan white Spaceyang benar dalam komposisi desain Anda.

#1. Fokus
Penggunaan Spacing negatif yang benar dalam tata letak desain grafis Anda dapat memudahkan pemirsa untuk mengidentifikasi elemen-elemen penting darinya, sehingga kami dapat menggunakan white Spaceuntuk memfokuskan mata pada konten yang kami inginkan untuk dibaca terlebih dahulu oleh pemirsa.

#2. Membantu membangun Hierarki Visual
Karena Spacing adalah prinsip hierarki visual, hal ini memungkinkan white Spaceuntuk membuat hierarki di antara elemen desain yang ada dalam komposisi kita, membuat proyek desain kita lebih mudah dipahami dan membantu membangun jalur mata bagi pemirsa untuk mengikuti ide konten secara berurutan.

#3. Menciptakan Gaya Desain Tertentu
White space adalah elemen desain utama untuk gaya yang berbeda karena dapat membantu desain Anda terlihat lebih mewah, minimalis, premium atau modern dengan menggunakan Spacing negatif dan merupakan prinsip utama gaya desain minimalis yang dapat Anda baca lebih lanjut kira kira di postingan selanjutnya.

Banyak merek mewah mengetahui kekuatan white Spacedalam desain grafis karena mereka menambahkan banyak Spacing negatif pada presentasi produk mereka untuk memberikan semua fokus pada mereka menciptakan desain sederhana di mana fokusnya adalah produk yang menambahkan ciri kualitas premium.

Minimalisme selalu menjadi tren dalam desain grafis dan selalu dikaitkan dengan gaya modern, itulah sebabnya banyak merek yang ingin dianggap modern memanfaatkan Spacing negatif dalam jumlah besar pada desain mereka untuk menciptakan tata letak desain grafis yang sangat bersih.

#4. Menigkatkan Legibility
White space merupakan elemen kunci bagi desainer grafis untuk meningkatkan legibility dan readability suatu teks, terutama digunakan micro white space untuk tujuan tersebut karena ada penelitian yang mengatakan bahwa penggunaan white space yang baik antar baris dan margin yang tepat dapat meningkatkan pemahaman sebuah teks. sampai 20%.

 
#5. Elemen Kelompok Dan Membantu User
Dengan menggunakan white Spacedalam tata letak desain grafis memudahkan penampil untuk mengidentifikasi kelompok elemen dan membuat urutan yang logis. Dengan menambahkan Spacing negatif ke komposisi desain, kita dapat dengan mudah membedakan berbagai bagian desain yang dapat menyertakan gambar, teks, atau elemen branding.

#6.Menambahkan Penekanan
Terakhir, white Spacedigunakan dalam desain grafis untuk menambahkan penekanan pada bagian-bagian tertentu dari desain sehingga bagian itu mudah dikenali dan terlihat jelas dengan menambahkan lebih banyak Spacing, misalnya memikirkan tentang logo, menambahkan lebih banyak Spacing di sekitarnya membantu untuk menambahkan lebih banyak fokus. merek Anda.


Tips Desain Grafis Dalam Menggunakan Spacing
  1. Ketika proyek desain grafis Anda perlu mengandung banyak elemen, penting untuk menggunakan Spacing dengan baik untuk mengatur semuanya dengan cara yang harmonis.
  2. Dengan memberikan banyak Spacing ke elemen grafis, itu akan membuat titik fokus di sana dan Anda dapat menggunakannya untuk menyorot beberapa bagian desain tertentu yang menjadi penekanan.
  3. Margin yang besar akan memberikan tampilan yang lebih berkelas pada halaman Anda dan memudahkan pengunjung untuk mengikuti konten.
  4. Jangan takut menggunakan white space atau Spacing negatif dalam desain Anda karena ini akan membantu mata pembaca untuk beristirahat dan dengan mudah mengidentifikasi konten desain Anda.
Referensi : Medium,Pinterest & Kaskus

By: WSM Project
Comment Policy: HELP ME Gan. Tidak diperkenankan mengambil isi konten tanpa izin, Diperbolehkan dengan syarat menyertakan sumber..
- Jika ingin traktir admin kopi carannya cukup mudah loh.. Pause sejenak Adblock mu !
Buka Komentar